pernikahan

Pernikahan atau perkawinan adalah lembaga yang diciptakan dan merupakan inisiatif Allah sendiri. Allah berinisiatif menjodohkan Adam dan Hawa, dan mengikatkan keduanya dalam sebuah ikatan pernikahan yang kudus (Kejadian 2:21-25).

Pernikahan, menurut Undang-Undang Republik Indonesia tahun 1974, adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Mahaesa.

  • Perkawinan atau pernikahan adalah antara satu laki-laki dengan satu perempuan (Kejadian 2:18-25).
  • Perkawinan Kristen adalah monogami. Kekristenan tidak membenarkan poligami (1 Korintus 7:2; 1 Tesalonika 4:2-5).
  • Ikatan perkawinan adalah ikatan yang telah dipersatukan oleh Allah, oleh sebab itu tidak dikenal adanya kata cerai sebab Allah membenci perceraian (Matius 19:6; Markus 10:9; 1 Korintus 7:10-11).

Berikut adalah syarat-syarat yang perlu dipersiapkan 6 bulan sebelum tanggal pemberkatan dilakukan:

Persyaratan pribadi:

  1. Berusia dewasa, sesuai UU Perkawinan (UU No. 1 Th 1974 Pasal 7)
  2. Harus berjemaat ± 1 (satu) tahun di GBI Sawangan.

Fotokopi dan dokumentasi yang diperlukan:

  1. Fotokopi Akte Kelahiran
  2. Fotokopi Kartu Keluarga
  3. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk orang tua
  5. Fotokopi Akte Baptis Selam
  6. Fotokopi Kartu Keluarga Jemaat (KKJ) GBI Sawangan
  7. Surat Keterangan Ganti Nama (Bagi yang Ganti Nama)

Dokumen yang perlu diisi/dilengkapi:

  1. Mengisi Formulir Pemberkatan Nikah/Pelaporan Perkawinan
  2. Surat Keterangan Model N1, N2, N4 dari Kelurahan
  3. Surat Keterangan Belum Menikah dari Kelurahan (Asli)
  4. Surat Pernyataan belum pernah menikah di Gereja
  5. Surat Persetujuan untuk menikah dari orang tua, atau wali (apabila orang tua meninggal/berhalangan)
  6. Surat Keterangan dari Gembala
  7. Surat Pernyataan Kebenaran Biodata
  8. Pas foto calon mempelai (bersama) 6x4cm, sebanyak 7 lembar (laki-laki duduk di sebelah kanan perempuan)

Pengajaran dan konseling:

  1. Wajib mengikuti Bimbingan Pranikah (BPN) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan
  2. Wajib mengikuti konseling oleh hamba Tuhan yang ditunjuk
  3. Sudah atau sedang mengikuti kelas KOM (Kehidupan Orientasi Melayani) — Akta Nikah akan diberikan jika telah lulus KOM 100.

Jika sudah pernah menikah/memiliki anak:

  1. Akte Kelahiran Anak jika yang bersangkutan sudah pernah Menikah dan Memiliki Anak
  2. Akte Kematian jika duda/janda (pasangan yang bersangkutan meninggal)
  3. Akte Nikah Gereja

Lain-lain:

  1. Ijin dari Komandan bagi anggota TNI/POLRI